VOJNEWS.ID – Puluhan warga Desa Penyengat Olak, Kecamatan Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi, menggelar aksi demonstrasi di depan lokasi tambang pasir, Senin (26/10/2026) pagi.
Aksi tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap aktivitas penambangan pasir yang dinilai berdampak buruk terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat di sekitar lokasi tambang pasir.
Dalam aksi tersebut, warga bahkan menutup akses jalan lintas hingga menyebabkan kemacetan panjang yang diperkirakan mencapai 8 kilometer.
Persoalan aktivitas tambang pasir tersebut turut mendapat perhatian Bupati Muaro Jambi, Bambang Bayu Suseno (BBS), yang hadir di tengah massa aksi.
Di hadapan warga, BBS menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kepentingan pribadi dalam persoalan tersebut.
“Tidak ada kepentinhan saya disini,” ujar BBS di depan aksi massa.
Tak hanya menyampaikan pernyataan, BBS juga ikut bersama warga menutup gerbang tambang pasir tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak pemilik tambang pasir terkait dengan tuntutan dari warga.
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

