VOJNEWS.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menyatakan dukungannya terhadap program pemerintah membangun 100 infrastruktur pasca panen (IPP) di berbagai wilayah Indonesia. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan kapasitas penyimpanan, penyerapan gabah petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Perum Bulog Kanwil Jambi mengusulkan tiga kabupaten sebagai lokasi pembangunan IPP, yakni Sarolangun, Muara Bungo, dan Tanjung Jabung Timur. Di setiap lokasi tersebut direncanakan pembangunan gudang padi berkapasitas 1.000 ton.
IPP yang akan dibangun tidak hanya berupa gudang, tetapi juga mencakup fasilitas pengering (dryer), unit penggilingan padi (rice mill), hingga sistem penanganan pascapanen yang lebih modern dan efisien.
Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, menyambut baik rencana tersebut. Ia menilai pembangunan IPP menjadi langkah penting dalam mempercepat penguatan sektor pangan di Jambi.
“Pembangunan gudang padi ini tentunya sangat baik, yang masuk dalam usulan itukan ada 3 kabupaten. Seperti Sarolangun, Bungo dan Tanjung Jabung Timur,” ujarnya, Jum’at (21/11/2025) pagi.
Hafiz Fattah berharap pembangunan infrastruktur pascapanen dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Jambi.






