VOJNEWS.ID – Pemerintah Provinsi Jambi mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman perubahan cuaca ekstrem menyusul potensi kemunculan fenomena El Nino ekstrem atau yang kerap disebut “El Nino Godzilla” dalam waktu dekat.
Meski status siaga banjir belum sepenuhnya berakhir, pemerintah daerah kini mulai mengalihkan fokus pada ancaman berikutnya, yakni kekeringan yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) saat musim kemarau.
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Sudirman, mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih menunggu pembaruan resmi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait perkembangan cuaca ke depan.
“Saat ini kita masih menunggu update resmi dari BMKG terkait perkembangan cuaca ke depan, termasuk potensi El Nino,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026).
Menurutnya, perubahan pola cuaca yang ekstrem harus diantisipasi sejak dini agar dampaknya tidak meluas, terutama terhadap lingkungan dan aktivitas masyarakat.
Ia menegaskan, setelah fase penanganan banjir berakhir, perhatian pemerintah akan segera bergeser pada ancaman kekeringan.






