Volume Minyakkita di Merangin dan Bungo Kurang, Johansyah: Pihak Distributor Sedang Dipanggil Polres

Asisten ll Sekda Provinsi Jambi, Johansyah
Asisten ll Sekda Provinsi Jambi, Johansyah

VOJNEWS.ID – Asisten ll Sekda Provinsi Jambi, Johansyah mengungkapan adanya laporan dari tim Satgas Pangan Kabupaten Merangin dan Bungo terkait dengan kecurangan volume minyak goreng kemasan Minyakita.

Hal tersebut diungkapkan oleh Johansyah saat dikonfirmasi setelah selesai kegiatan High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Jambi, Jum’at (14/3/2025) di lantai ll Gedung Mahligai, Bank 9 Jambi.

Bacaan Lainnya

“Laporan Satgas Pangan Kabupaten Bungo dan Merangin itu ditemukan distributor yang berasal dari Medan, itu harganya stabil, tapi volumenya tidak sesuai dengan standar,” ungkap Johansyah kepada vojnews.id

Saat ini, pihak kepolisian Kabupaten Merangin dan Bungo sedang memanggil pihak distributor yang mengedarkan kemasan Minyakkita di dua Kabupaten tersebut.

Johansyah menghimbau, agar TPID Kabupaten/Kota terus memantau kondisi di lapangan sehingga mengetahui adanya kecurangan yang dilakukan oleh pihak distributor.

“Kita harapkan semua Kabupaten/Kota untuk memantau harga ataupun volume Minyak Kita, sehingga bisa sesuai dengan standar yang diharapkan oleh Kementerian Perdagangan,” tuturnya.

Selain itu, Johansyah menjelaskan di Kota Jambi sendiri produksi Minyakkita aman terkendali tanpa ada kecurangan dari pihak distributor.

“Untuk Minyak Kita khususnya di Kota Jambi, kita ada produsen khusus dari pengusaha Jambi yaitu Kurnia Tunggal Nugraha. Hasil pengecekan di lapangan, itu dinyatakan aman sesuai dengan harganya 15.700, kemudian volume nya juga sesuai dengan standard,” jelasnya.

Sementara itu, Gubernur Jambi Al Haris menekankan kepada Kurnia Tunggal Nugraha untuk tidak merubah volume dan harga Minyakkita sehingga memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat Provinsi Jambi khusunya.

“Kita minta Kurnia Tunggal yang memproduksi Minyakkita itu harus bekerja seperti biasa dan tidak merubah produksi dan harganya untuk masyarakat, sehingga ini bisa dibeli oleh masyarakat kita,” tegas Al Haris.

 

Pos terkait