KOTAJAMBI – Usai resmi dilantik, Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (ISMI) Kota Jambi langsung tancap gas. Hari ini, Selasa (08/09/2026), pengurus ISMI Kota Jambi menggelar Rapat Kerja (Raker) perdana bersama seluruh jajaran pengurus di Maulidia Convention Center (MCC).
Raker perdana tersebut menjadi langkah awal kepengurusan ISMI Kota Jambi periode 2026–2029 dalam menyusun arah dan program kerja organisasi. Sejumlah program akan dibahas, mulai dari program jangka pendek, jangka menengah hingga program jangka panjang yang akan dijalankan selama masa kepengurusan.
Ketua Panitia Pelantikan ISMI Kota Jambi, M. Saleh, mengatakan Raker perdana menjadi agenda penting setelah prosesi pelantikan. Menurutnya, pelantikan bukan menjadi akhir dari kegiatan, tetapi justru merupakan awal bagi seluruh pengurus untuk mulai menjalankan roda organisasi dan menyusun program yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Setelah pelantikan, langkah berikutnya adalah melaksanakan Raker perdana bersama seluruh pengurus,” ujar M. Saleh. Ia berharap forum tersebut dapat menghasilkan program kerja yang terarah, terukur dan mampu dilaksanakan secara konsisten selama periode kepengurusan.
Sementara itu, Ketua ISMI Kota Jambi, Dr. Ardi, mengatakan Raker perdana menjadi langkah awal untuk menyusun program kerja selama periode 2026–2029. Program akan disusun secara bertahap, mulai dari jangka pendek, jangka menengah hingga jangka panjang, dengan mempertimbangkan kebutuhan organisasi dan masyarakat Kota Jambi.
Menurut Dr. Ardi, salah satu arah program yang menjadi perhatian adalah pengembangan dan pembinaan masjid. Hal tersebut sejalan dengan arahan Ketua ISMI Provinsi Jambi, H. Ernawati, agar keberadaan organisasi dapat memberikan kontribusi nyata melalui penguatan aktivitas masjid dan pemberdayaan remaja masjid.
Masjid nantinya tidak hanya dipandang sebagai tempat ibadah. Masjid juga diharapkan menjadi pusat aktivitas positif bagi masyarakat, khususnya generasi Melayu. Peran remaja masjid akan diperkuat melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan perkembangan zaman.
Dr. Ardi menyebut pemberdayaan remaja masjid menjadi penting dalam memberikan ruang aktivitas positif bagi generasi Z dan milenial. Dengan kegiatan yang terarah dan bernilai religius, diharapkan dapat meminimalisir dampak penyakit masyarakat serta mendorong generasi muda untuk lebih dekat dengan kegiatan keagamaan dan sosial.
Selain pembinaan masjid, ISMI Kota Jambi juga akan mendorong penguatan pemahaman religius dan kebudayaan Melayu. Salah satunya melalui rencana pelaksanaan Festival Anak Melayu Jambi yang diharapkan dapat menjadi wadah untuk mengenalkan budaya Melayu sekaligus memperkuat nilai-nilai religius kepada generasi penerus.
“Budaya dan nilai religius harus berjalan bersama. Kita ingin generasi Melayu tidak hanya mengenal kebudayaannya, tetapi juga memahami nilai-nilai yang terkandung di dalamnya,” kata Dr. Ardi.
Festival Anak Melayu Jambi menjadi salah satu program yang akan dibahas dalam Raker perdana. Seluruh pengurus akan diberikan ruang untuk menyampaikan gagasan dan masukan sehingga program yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kemampuan organisasi.
M. Saleh menambahkan, Raker perdana juga menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi internal pengurus ISMI Kota Jambi. Dengan latar belakang pengurus yang beragam, seluruh potensi tersebut diharapkan dapat disatukan menjadi kekuatan organisasi.
Ia berharap seluruh pengurus dapat bekerja secara bersama-sama. Tidak hanya aktif dalam struktur organisasi, tetapi juga mampu menjalankan program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
ISMI Kota Jambi di bawah kepemimpinan Dr. Ardi diharapkan mampu menjadi organisasi yang aktif dan produktif. Pelantikan menjadi titik awal, sementara Raker menjadi langkah pertama untuk menerjemahkan visi organisasi ke dalam program kerja yang nyata.
Penguatan masjid. Pemberdayaan remaja masjid. Pembinaan generasi Z dan milenial. Penguatan budaya Melayu. Serta peningkatan pemahaman religius menjadi bagian dari arah gerak organisasi.
Raker perdana yang dilaksanakan di Maulidia Convention Center pada Selasa (08/09/2026) menjadi momentum awal untuk menentukan langkah ISMI Kota Jambi selama periode 2026–2029.
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

