VOJNEWS.ID – Nasib Agus Saputra, guru SMKN 3 Kabupaten Tanjung Jabung Timur yang menjadi korban pengeroyokan oleh siswanya sendiri, hingga kini belum sepenuhnya menemukan kejelasan.
Pasca-insiden yang mengundang perhatian publik tersebut, Agus untuk sementara waktu tidak lagi mengajar di sekolah, melainkan ditempatkan sebagai staf di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi.
Langkah itu diambil sembari menunggu proses mutasi resmi yang masih berjalan. Namun, hingga kini surat keputusan mutasi tersebut belum juga terbit.
Sebelumnya, Agus aktif mengajar di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur. Insiden pengeroyokan oleh sejumlah siswa yang terjadi di lingkungan sekolah menjadi titik balik yang mengubah aktivitasnya sebagai pendidik.
Kepala Seksi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Domrah, membenarkan bahwa penempatan Agus di kantor dinas bersifat sementara.
“Pak Agus sekarang bekerja sementara di Dinas Pendidikan Provinsi Jambi. Ini sambil menunggu proses mutasi beliau selesai dan surat resminya keluar,” kata Domrah, Rabu (11/2/2026) siang.
Menurut Domrah, kebijakan ini diambil agar Agus tetap dapat beraktivitas seperti biasa tanpa harus kembali ke lingkungan yang berpotensi memicu tekanan psikologis.






