VOJNEWS.ID – Suasana unjuk rasa mahasiswa Universitas Jambi (Unja) pada Senin (1/9/2025) berlangsung tertib dan damai. Rektorat Unja turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyampaian aspirasi mahasiswa berjalan sesuai aturan tanpa adanya tindakan anarkis.
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, Prof. Fauzi Syam, mengatakan bahwa pihak kampus telah membuat kesepakatan bersama mahasiswa agar aksi tetap berada dalam koridor hukum dan selesai sesuai batas waktu yang ditentukan, yakni hingga pukul 18.00 WIB.
“Memastikan penyelenggaraan unjuk rasa berjalan tertib dan aman, kami sudah membuat kesepakatan dengan mahasiswa, bahwa kita mohon bantuannya tidak menimbulkan anarkis,” kata Prof. Fauzi.
Pantauan sejak pagi, ratusan mahasiswa yang hadir menyuarakan aspirasinya terlihat kondusif. Bahkan, sejumlah dekan dari tiga fakultas ikut mendampingi mahasiswa di lapangan, sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan berpendapat yang dijamin undang-undang.
Prof. Fauzi juga menegaskan bahwa tidak ada mahasiswa Unja yang terluka selama aksi berlangsung. Hal ini, menurutnya, menjadi bukti bahwa komunikasi yang baik antara rektorat dan mahasiswa mampu menciptakan suasana unjuk rasa yang sehat dan produktif.
“Kami hanya bisa membantu dari mahasiswa BEM Unja, laporan tadi malam lebih kurang tiga ratus orang. Kalau BEM lain kita tidak terpantau, berapa yang diturunkan,” pungkasnya.
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

