Lebih lanjut, ia juga mendorong adanya transparansi terkait kepemilikan saham di PetroChina. Menurutnya, hal tersebut penting untuk mengetahui sejauh mana kontribusi perusahaan terhadap daerah.
“Seharusnya dibuka satu per satu siapa pemilik saham di PetroChina tersebut, agar kita tahu kontribusinya selama ini seperti apa. Saya minta pemerintah daerah mengusahakan tetapi PI 10 persen, jangan berkurang dari jumlah tersebut,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa besaran PI 10 persen dihitung dari keuntungan yang diperoleh perusahaan. Dari hasil tersebut, daerah berhak mendapatkan bagian sebagai salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Faizal Riza pun berharap Pemprov Jambi tetap konsisten memperjuangkan hak daerah dan tidak menerima skema yang merugikan kepentingan masyarakat.






