VOJNEWS.ID – Kasus dugaan gaji guru honorer yang tidak dibayarkan selama satu tahun di Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Ujung Ladang terus menjadi sorotan.
Terkahir, mantan Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Jambi Fadli Sudria turut menyoroti dugaan kasus ini.
Saat dikonfirmasi melalui telepon, Fadli mengungkapkan rasa kekecewaannya terhadap 6 anggota DPRD Provinsi Jambi yang saat ini menjadi wakil rakyat untuk Kabupaten Kerinci.
Selain itu, Ia juga mempertanyakan usaha dari 6 anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci yang satu pun tidak masuk dalam banggar.
“Kenapa dewan yang di Kerinci itu tidak ada yang di banggar, bagaimana memperjuangkan hak-hak masyarakat Kerinci,” ungkap Fadli.
“Kalau dak ado di banggar, ngapoi di DPR tu. Lemah galo,” sambungnya.
Diketahui, terdapat enam nama anggota DPRD Provinsi Jambi Dapil Kerinci periode 2024-2029 yakni, Amrizal, Darmaiyansah, Arwiyanto, Edminuddin, Rucita Arfianisa, dan Afuan Yuza Putra.
Sebelumnya, beberapa guru di Sekolah Luar Biasa (SLBN) Ujung Ladang di Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci, Jambi mengeluh terkait gaji honorer yang tak dibayarkan selama satu tahun.
Hal ini diakui oleh Mona, salah satu guru honorer di SLBN Ujung Ladang. Ia mengungkapkan bahwa ada 3 guru termasuk dirinya yang belum menerima gaji selama satu tahun, saat mengajar di sekolah tersebut.
“Untuk guru yang tidak di haji selama satu tahun dan perintis juga dari awal, yaitu Septi dan Dyta,” ujar Mona, Selasa (28/1/2025).
“Kasusnya dengan saya mereka sama-sama tidak menerima gaji selama 1 tahun (tahun 2024,red), baik dari APBD ataupun dana BOS,” pungkasnya.

