Siswa SMAN 4 Tanjabtim Protes, Ruangan OSIS jadi Kantin

Siswa SMAN 4 Tanjabtim protes ruangan OSIS dijadikan kantin
Siswa SMAN 4 Tanjabtim protes ruangan OSIS dijadikan kantin

VOJNEWS.ID – Suasana di SMA Negeri 4 Tanjung Jabung Timur mendadak ricuh. Sebuah video yang kini viral di media sosial memperlihatkan puluhan siswa dan beberapa guru melakukan aksi protes terhadap kepala sekolah (Kepsek) mereka.

Pemicu aksi itu cukup mengejutkan, ruangan OSIS yang selama ini menjadi pusat kegiatan siswa, dialihfungsikan menjadi kantin sekolah.

Bacaan Lainnya

Dalam video berdurasi beberapa menit itu, tampak para siswa berdiri di halaman sekolah sambil membawa spanduk bertuliskan “Kembalikan Ruangan OSIS!” Seruan dan sorakan pun menggema, menuntut kepala sekolah segera mengembalikan ruangan yang mereka anggap sebagai simbol organisasi pelajar di sekolah tersebut.

Selain memprotes soal ruangan, siswa juga menyoroti pengelolaan dana BOS yang dinilai tidak transparan serta minimnya fasilitas sekolah.

“Sampai kelas 12 ini, lapangan masih kurang dari tiangnya. Dari fasilitas olahraga banyak yang kurang disini pak,” ungkap salah satu siswa di tengah aksi.

Keluhan itu juga datang dari para siswi yang merasa bakat dan minat mereka tak bisa berkembang karena kurangnya sarana pendukung.

“Kami disini banyak bakat dan minatnya Bapak, tapi kakau fasilitasnya tidak memadai bagaimana bapak,” ucap siswi dengan nada kecewa.

Beberapa siswa juga mengungkapkan bahwa ruang OSIS sempat dipindahkan ke dekat mushola, namun tempat itu dinilai tidak layak untuk kegiatan organisasi pelajar.

“Mereka tuh ruangan OSIS ada tapi ke mushola, bukan di ruangan OSIS. Padahal, ruangan OSIS itu ada. Tapi, diapakai buat kantin,” kata salah satu siswa.

Situasi makin tegang ketika seorang guru mencoba menegaskan agar siswa fokus belajar.

“Kamu dibawa ke sekolah ini untuk belajar,” ujar guru.

Namun, protes tetap berlanjut hingga suasana sekolah menjadi ramai dan disaksikan banyak pihak.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan terkait insiden ini.

Pos terkait