VOJNEWS.ID – Kota Jambi kembali digemparkan dengan beredarnya video sekelompok pemuda membawa senjata tajam di kawasan Pasar Kota Jambi pada siang hari. Insiden yang terekam kamera dan beredar luas di media sosial itu menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat, terutama soal keamanan saat melintasi jalanan kota.
Menanggapi keresahan tersebut, Wakil Ketua II DPRD Provinsi Jambi, Samsul Riduan, menilai penanganan aksi kenakalan remaja semacam ini tidak bisa hanya mengandalkan aparat Kepolisian dan TNI yang jumlah personelnya terbatas. Ia menekankan perlunya keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah, masyarakat, hingga lingkungan keluarga.
“Ini harus menjadi kesadaran kolektif. Keluarga, agama, budaya, dan pendidikan harus ikut ambil bagian. Sekolah juga perlu merumuskan strategi khusus untuk mencegah anak-anak terlibat dalam aksi kenakalan,” ujar Samsul kepada vojnews.id, Senin (28/4/2025).
Ia mendorong sekolah-sekolah di Kota Jambi untuk aktif menciptakan kegiatan positif bagi para siswa sebagai upaya membangun solidaritas dan menghindari perilaku menyimpang.
Selain itu, Samsul Riduan juga mengusulkan agar Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi membentuk forum pemuda di setiap kelurahan guna memantau dan mengarahkan aktivitas generasi muda ke hal-hal yang bermanfaat.
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

