VOJNEWS.ID – Kejadian menegangkan terjadi saat mendia ini melakukan wawancara doorstop kepada Walikota Jambi Maulana terkait Jambi City Center (JCC). Sesi doorstop yang dilakukan media ini ke Wali Kota Jambi seakan diahalangi oleh Sekda Kota Jambi Drs A Ridwan. Rabu (28/05/25).
Hal ini terlihat dalam rekaman video di ambil wartawan VOJ, saat Walikota ditanyai terkait pejabat yang dipanggil oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi dikarenakan gagalnya proyek ambisius JCC.
Namun sekda Ridwan sesaat dengan gesture tangan memberikan isyarat, meminta ajudan agar menarik mundur wartawan. Tak sampai disitu, wartawan usai diberikan intruksi lansung di tarik oleh ajudan yang mendampingi Walikota di Gedung DPRD Kota Jambi tersebut.
Media ini menyayangkan sikap sekda yang menghalangi pers dalam mendapatkan informasi kepada pihak pemkot Jambi terkait persolan JCC. Insiden tersebut sontak memicu spekulasi publik bahwa ada upaya sistematis untuk menghindari transparansi mengenai nasib proyek bernilai ratusan miliar rupiah itu.
Sebelumnya, Kejari telah memanggil sejumlah pejabat Pemkot Jambi untuk dimintai keterangan termasuk Sekda Kota Jambi A Ridwan, Asistem l Fahmi, Kabag Hukum Gempa Awal Jon, Kepala DPMPTSP Yon Heri, dan Kepala BPKAD Husni.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri Kota Jambi, Soemarsono.
“Pak Sekda sudah kita panggil dan minta keterangan hari Selasa kemarin,” kata Soemarsono kepada wartawan Rabu (7/5/25).
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

