VOJNEWS.ID – Harapan baru bagi pendapatan daerah Provinsi Jambi muncul seiring dengan optimisme jambi baru PT Jambi Indoguna Internasional (JII), Muhammad Ganda Wijaya, S.T., yang menargetkan realisasi Participating Interest (PI) 10 persen dari pengelolaan wilayah kerja migas akan cair pada tahun 2026.
Hal itu disampaikannya usai resmi diangkat oleh Gubernur Jambi Al Haris sebagai Direktur PT JII pada Rabu (6/8/2025), bertempat di Kantor Gubernur Jambi.
“Kita optimis bisa menyelesaikan PI 10 persen ini untuk Provinsi Jambi kedepannya, targetnya 2026 baru cair. Kita harapkan segera menjadi pendapatan di 2026,” ujarnya.
Ganda Wijaya menjelaskan bahwa saat ini PT JII telah berada pada tahap 6 dan 7 dari total 10 langkah strategis dalam proses mendapatkan PI tersebut. Ia menegaskan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk KKKS dan instansi pemerintah terkait.
“Kita sekarang sudah memasuki tahap 6 dan 7 dari 10 langkah. Kita segera berkoordinasi dengan KKKS dalam hal Petrochina di Ujung Jabung dan segera melanjutkan ke SKK Migas dan Menteri ESDM,” ungkapnya.
“Kita harapkan semuanya berjalan dengan sempurna, kita juga selalu berkoordinasi debgan baik dengan KKKS dan Pemerintah,” tambahnya.
Lebih lanjut, Ganda Wijaya menekankan pentingnya sinergi dalam mengawal proses ini agar berjalan mulus dan memberikan dampak signifikan bagi perekonomian daerah.
“Menteri ESDM support kita agar PT Jambi Indoguna Internasional ini memberikan dampak yang signifikan untuk perekonomian di Provinsi Jambi,” pungkasnya.

