VOJNEWS.ID – Aliansi Kito Anak Jambi Bersatu menggelar aksi damai di depan Kantor Gubernur Jambi, Kamis (10/9/2026). Aksi tersebut merupakan buntut dari pernyataan salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas) di Provinsi Jambi yang menyebut akan melakukan penyegelan terhadap Kantor Gubernur Jambi.
Koordinator Lapangan Aliansi Kito Anak Jambi Bersatu, Raden Syah Iran Syam, meminta Pemerintah Provinsi Jambi mengambil langkah tegas terhadap organisasi yang dinilai melakukan tindakan anarkis dan berpotensi mengganggu keamanan serta ketertiban.
“Kami minta Gubernur Jambi segera melakukan pemanggilan terhadap Kesbangpol untuk mengevaluasi ormas-ormas yang sudah melakukan anarkis, ini sudah mengganggu keamanan dan kenyamanan ASN dan masyarakat,” kata Raden Syah Iran.
Ia menilai, apabila Kantor Gubernur Jambi sampai disegel, kondisi tersebut dapat berdampak terhadap pelayanan pemerintahan dan aktivitas masyarakat, terutama dalam pengurusan administrasi.
“Mari kita jaga negeri Jambi ini dari perihal-perihal yang dapat mengganggu kemanan dan ketertiban di Provinsi Jambi,” ujarnya.
Raden Syah Iran mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta tidak melakukan tindakan yang dapat mengganggu stabilitas Provinsi Jambi.
Sementara itu, Koordinator Lapangan lainnya, Ritas Maritanto, menegaskan bahwa penyampaian aspirasi merupakan hak masyarakat. Namun, ia meminta agar aksi tidak ditunggangi kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu.
“Kita sudah sepakat silahkan menyampaikan aspirasi, tapi jangan ada kepentingan pribadi di belakang,” tegas Ritas.
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

