VOJNEWS.ID – Libur lebaran Idul Fitri kembali menjadi momen yang dinanti banyak orang. Selain berkumpul dengan keluarga, tradisi mudik ke kampung halaman juga menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perayaan hari besar umat Islam ini.
Lonjakan arus mudik lebaran Idul Fitri diprediksi terjadi 28 Maret 2025 atai H-2 lebaran 1446 H.
Menanggapi persoalan arus mudik lebaran, Kepala BPJN Jambi Ibnu Kurniawan menjelaskan bahwa saat ini jembatan Bailey di perbatasan Jambi – Sumatera Barat (Padang) dalam kondisi aman dan terus dilakukan pemantauan.
“Kondisi jembatan Bailey terkahir pengecekan kemarin masih baik, kita tetap berkala melakukan pengecekan terkait dengan kekuatan-kekuatan yang kita perkuat lagi di bagian mur baut dan lantainya yang kita tata ulang,” jelas Ibnu kepada vojnews.id, Selasa (25/3/2025).
Dikatakan Ibnu, saat ini jembatan Bailey masih menggunakan buka tutup jalan meskipun lonjakan arus mudik meningkat.
“Persoalan lalulintasnya nanti kami serahkan yang punya tupoksi,” katanya.
BPJN Jambi pun sudah menyiapkan layanan mudik di posko 2.3 Kabupaten Bungo untuk dijadikan layanan bagi para pemudik, apabila menemukan kerusakan pada infrastruktur jalan nasional Sehun berpotensi membahayakan keselamatan.
“Kita ada sebelas posko, sepuluh di jalan nasional dan satu di jalan tol,” tutup Ibnu.
Diketahui, jembatan Bailey ini dibangun oleh BPJN Jambi guna menghubungkan jalan lintas Sumatera Jambi-Padang yang beberapa waktu putus akibat longsor.


