Pemprov Jambi Minta Pemerintah Pusat Kembalikan Dana Rp45 Milliar untuk Mengatasi Banjir di Kota Sungai Penuh

Gubernur Jambi Al Haris hentikan sementara waktu angkutan batubara
Gubernur Jambi Al Haris hentikan sementara waktu angkutan batubara

VOJNEWS.ID – Saat ini, Pemerintah Daerah (Pemda) sedang berupaya dalam mengusulkan pembangunan infrastruktur sekaligus menyelesaikan persoalan musibah banjir yang terjadi di beberapa wilayah Provinsi Jambi.

Berdasarkan informasi yang didapat, terdapat tiga wilayah yang menjadi langganan banjir yakni, Kota Sungai Penuh, Kota Jambi, dan Kabupaten Kerinci.

Bacaan Lainnya

Saat dikonfirmasi vojnews.id, Gubernur Jambi Al Haris mengatakan bahwa sebelumnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi sudah menyiapkan anggaran sebesar Rp45 milliar untuk mengatasi banjir di Kota Sungai Penuh.

Namun, dana tersebut kembali diserahkan ke pusat setelah mendapatkan Instruksi Presiden (Inpres) terkait dengan efisiensi anggaran. Akan tetapi, Al Haris kembali meminta agar dana tersebut dikembalikan lagi ke Pemprov Jambi agar permasalahan banjir dapat segera diselesaikan.

“Tahun 2025 ini sudah ada dana sebetulnya Rp45 milliar untuk banjir di Kota Sungai Penuh, karena efesiensi ini kembali ditarik ke pusat. Kita minta dana DAK yang sudah di plot untuk daerah itu dikembalikan ke daerah lagi. Semoga ini bisa berhasil agar banjir di daerah kita bisa teratasi dengan cepat,” ungkapnya, Kamis (17/4/2025).

Sebelumnya, Al Haris menyatakan kesiapannya dalam membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi untuk mengalokasikan dana sebesar Rp25 milliar untuk pembebasan lahan aliran sungai sehingga tidak menyebabkan banjir terus-menerus.

“Ganti rugi aja belum 25 milliar,” ujar Al Haris.

Pos terkait