KOTA JAMBI – Memasuki musim kemarau, debit air baku Sungai Batanghari mengalami penurunan yang disertai peningkatan kekeruhan. Kondisi ini mempengaruhi proses pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA), sehingga PDAM Tirta Mayang melakukan penyesuaian operasional untuk menjaga kualitas air yang diproduksi.
Penyesuaian tersebut berdampak pada berkurangnya tekanan, keruh, hingga penghentian sementara pengaliran di beberapa wilayah pelayanan.
Bentuk komitmen PDAM Tirta Mayang untuk pelayanan kepada pelanggan, telah menyediakan layanan air bersih gratis menggunakan mobil tangki bagi pelanggan yang mengalami penghentian pengaliran lebih dari 1 x 24 jam.
Layanan itu diprioritaskan untuk pelanggan wilayah terdampak terutama pada wilayah pelayanan IPA Tanjung Sari dan IPA Broni 2 seperti wilayah ujung pelayanan di Kecamatan Palmerah (Talang Bakung, Bakung Jaya, Payo Selincah), Jambi Selatan (Wijaya Pura, Thehok, Pasir Putih), Kecamatan Jambi Timur (Budiman, Kasang Jaya, Talang Banjar, Tanjung Pinang, Tanjung Sari, Rajawali, Sulanjana), Kec. Jelutung (Kebun Handil, Handil Jaya, Jelutung, dan Cempaka Putih), Kec. Kotabaru (Kelurahan Simpang III Sipin, Sukakarya, dan Kenali Asam Bawah). Pelanggan yang membutuhkan bantuan dapat menghubungi layanan mobil tangki di nomor 0821-2121-9894 serta nomor WhatsApp 0821-2121-9692 untuk menyampaikan pengaduan air keruh ataupun air tidak mengalir.
Direktur Utama Perumdam Tirta Mayang Kota Jambi, Arianto, S.T., menyampaikan bahwa seluruh jajaran PDAM Tirta Mayang bekerja keras untuk terus memberikan pelayanan terbaik di tengah kondisi kemarau dan peningkatan kekeruhan ini.
“Kami memahami kondisi ini dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pelanggan. Oleh karena itu, kami mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki agar pelayanan berjalan optimal, kami juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak selama musim kemarau berlangsung dan selalu menampung persediaan air untuk memenuhi kebutuhan, ” ujar Arianto.
Lanjut ia menyebutkan, Untuk memastikan penanganan berlangsung cepat dan terkoordinasi, PDAM Tirta Mayang telah membentuk Tim Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Hidrometeorologi Kering yang bertugas, memantau kondisi air baku Sungai Batanghari secara berkala.
Selain itu sebagai bentuk komitmen palayanan, Tim yang telah disiapkan akan menjaga beberapa hal pertama, menjaga pendistribusian air bersih perpipaan. Kemudian Tim kesiapsiagaan juga akan merespon setiap laporan pengaduan dan menginformasikan kondisi pelayanan. Selnjutnya. Pemantauan operasional instalasi pengolahan air dan Intake, terakhir menyalurkan bantuan air bersih kepada pelanggan wilayah terdampak.
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

