VOJNEWS.ID – Tiang fender yang roboh pasca ditabrak kapal tongkang batu bara di jembatan Aurduri l pada beberapa waktu lalu, sampai hari ini masih ada yang belum diperbaiki.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, tampak dua tiang fender yang keadaannya rusak dan tidak ada besi penyambung dengan tiang-tiang fender lainnya.
Hal ini tentunya menjadi pertanyaan, sebab beberapa waktu lalu perbaikan yang dilakukan oleh PT Seruai Multi Sentosa, PT Mitra Tirta Lokalestari dan PT Megatama Mustika sudah selesai.
Diketahui, PT Seruai Multi Sentosa dipercaya untuk melakukan perbaikan tiang fender di jembatan Aurduri l sebesar 50 persen.
Sementara itu, PT Mitra Tirta Lokalestari dan PT Megatama Mustika masing-masing mendapatkan bagian sebesar 25 persen.
Saat diminta tanggapan terkait dengan dua tiang fender yang tidak diperbaiki di oleh beberapa PT tersebut, perwakilan PPTB Provinsi Jambi Sapuan Ansori mengatakan bahwa pihaknya tidak mengawasi hal ini secara teknis.
Ia menjelaskan bahwa yang berkaitan dengan permasalahan teknis ini yaitu, Badan Pengelolaan Jalan Nasional (BPJN) IV Jambi.
“Jadi pengawasan nyo dari BPJN tu ndo, jadi kami dari PPTB tidak mengawasi secara teknis,” kata Sapuan Ansori.
Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi Sudirman menegaskan perusahaan harus bertanggung jawab atas perbaikan tiang fender di jembatan Aurduri l tersebut hingga selesai.
“Intinya kita lebih berfokus kepada perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan,”kata Sudirman.


