“Kalau mau berpendapat regulasi internalnya pahami terlebih dahulu, jangan sampai menyebabkan disinformasi ke publik, ” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Operasional Bank Jambi, Zulfikar menyampaikan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan Bank Indonesia guna mempercepat pemulihan jaringan, khususnya mesin ATM yang berada di luar kantor cabang.
“Kita terus melakukan checkpoint dengan Bank Indonesia dan kita terus berupaya untuk jaringan ATM di luar kantor bisa beroperasi secara kembali,” jelasnya.
Untuk layanan Mobile Banking, Zulfikar menyebut masih dalam tahap asesmen ketat. Proses ini melibatkan berbagai pihak, termasuk vendor, guna memastikan sistem benar-benar aman sebelum kembali diaktifkan.
“Untuk M-Banking tadi masih dalam proses asesmen karena mlalui proses yang ketat, karena ini membutuhkan izin juga dengan pihak-pihak vendor. Kita tidak ingin kejadian ini terulang kembali, kami ingin semuanya terselesaikan,”pungkas Zulfikar.






