Menu MBG di Tanjabbar Diduga Sajikan Telur Busuk dan Roti Kedaluwarsa ke Siswa

Ilustrasi menu makan bergizi gratis menu telur rebus dan roti
Ilustrasi menu makan bergizi gratis menu telur rebus dan roti

VOJNEWS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Jambi kembali menjadi sorotan tajam. Setelah insiden keracunan yang terjadi di Kabupaten Muaro Jambi beberapa waktu lalu, kini dugaan penyajian makanan tak layak konsumsi kembali mencuat, kali ini di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Menu MBG yang didistribusikan kepada siswa di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat diduga berisi telur busuk dan roti yang hampir kedaluwarsa. Ironisnya, temuan serupa juga disebut terjadi di SD 05 Tanjung Jabung Barat, di mana siswa menerima roti dengan masa kedaluwarsa sangat mepet (near-expired), bahkan ada produk tanpa label tanggal produksi yang jelas.

Bacaan Lainnya

Situasi ini tentu menjadi alarm keras bagi pelaksanaan MBG di daerah, terutama dapur SPPG yang melayani siswa setempat. Sebab sebelumnya, Gubernur Jambi Al Haris dalam virtual meeting pada Selasa (4/2/2025) telah menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis merupakan prioritas pemerintah pusat yang harus dikawal secara serius di tingkat daerah.

“Program ini harus kita kawal bersama, karena menyangkut masa depan generasi muda. Dengan asupan gizi yang cukup, kita berharap akan lahir generasi yang lebih cerdas dan sehat,” tegas Al Haris.

Namun pernyataan normatif tersebut kini berbenturan dengan realita di lapangan. Alih-alih memastikan asupan gizi berkualitas, program yang seharusnya menjadi kebanggaan ini justru dipertanyakan dari sisi keamanan dan kelayakan pangan.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi dari pihak SPPG.

Pos terkait