VOJNEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi saat ini mulai memberikan kode keras kepada pejabat eselon ll ataupun Aparatur Sipil Negara (ASN) terkait dengan kinerja mereka yang terus oleh Gubernur Jambi Al Haris.
Saat apel kedisiplinan pasca libur Idul Fitri dan nyepi tahun 2025, Gubernur Al Haris menyoroti terkait dengan kekompakan ASN di lingkup Pemprov Jambi. Ia menilai, ini akan berdampak pada realisasi program ataupun visi misi pembangunan daerah kedepannya.
“Saya lihat itu berbeda kebijakan pimpinannya dengan para Kabid, belum ada tercipta pemahaman penjabaran dari sebuah visi misi Gubernur ke bawah, sehingga tidak tercipta satu rangkaian tugas yang menuju ke titik tujuan yang dicapai. Periode kedua ini saya sedikit tegas, artinya ini yang tidak bisa bekerja ya kita pinggirkan dulu,” tegas Al Haris, Selasa (8/4/2025) di halaman kantor Gubernur Jambi.
“Yang struktural jadi fungsional dulu, agar kalian jadi tahu tugas dan fungsi. Evaluasi ini sudah mulai kita kerjakan, supaya ke depan kita tidak tertinggal dengan kondisi daerah lain di Indonesia,” tambahannya.
Tak hanya itu, Gubernur Al Haris turun langsung untuk memantau kinerja beberapa OPD di lingkup Pemprov Jambi.
Beredar informasi, saat ini ada beberapa nama yang sudah disiapkan untuk dilakukan perombakan Kepala OPD dalak waktu dekat. Namun, vojnews.id belum mendapatkan keterangan resmi langsung dari Gubernur Al Haris.
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

