Lebih lanjut, legislator Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menekankan bahwa peningkatan PI sangat penting untuk menopang keuangan daerah, terutama di tengah tingginya kebutuhan belanja pemerintah. Mulai dari belanja pegawai, sektor pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur, semuanya membutuhkan dukungan anggaran yang kuat.
“Kedepannya kita memiliki beban yang cukup besar, usai dari belanja pegawai, pendidikan, infrastruktur untuk meningkatkan PAD dari PI itu,” jelasnya.
DPRD Provinsi Jambi, lanjut Hafiz Fattah, akan terus memperjuangkan agar hak daerah tetap terpenuhi secara layak dan proporsional. Ia menegaskan, lembaganya tidak akan menyetujui angka PI yang dinilai merugikan kepentingan masyarakat Jambi.
“Kami dari lembaga DPRD Provinsi Jambi untuk keberatan kalau PI jadi 4,75 persen,” pungkasnya.






