VOJNEWS.ID – Gubernur Jambi Al Haris ungkap bahayanya dampak keberadaan tol di Jambi, sehingga bisa mengancam perekonomian pelaku UMKM di Provinsi Jambi.
Hal ini diungkapkan oleh Al Haris saat beliau membuka secara resmi Car Free Night pada Sabtu (4/1/2025) di komplek perkantoran Provinsi Jambi.
“Kita dengan pak Ivan (waka I DPRD Provinsi Jambi,red) bercerita, kita sudah punya tol sekarang. Di tahun 2025 ini kemungkinan tol kita akan menyambung ke Palembang, bapak/Ibu hati-hati. Jangan sampe magnet itu ada di Palembang, tapi orang Jambi ramai-ramai uangnya habis di Palembang,” kata Gubernur Al Haris.
Lebih lanjut, Al Haris mengajak seluruh pelaku UMKM untuk siap bersaing dengan pelaku UMKM di daerah-daerah lain.
“Pelaku industri kita harus berani bersaing dengan pelaku industri dari luar Jambi, tapi kita harus menang bersaing,” ujarnya.
“Buat hal yang menarik di Jambi, UMKM kita pelaku nya menarik. Kalau tidak ini bahaya, karena tolnya lancar 3 jam ke Palembang sampe,” sambungnya.
Diketahui, pada tahun 2024 Pemprov Jambi telah mendata terdapat sebanyak 198.000 ribu lebih pelaku UMKM dengan berbagai macam jenis usaha makanan/minuman di Provinsi Jambi.
“Pertumbuhan UMKM kita cukup baik saat ini, bahwa tahun 2024 ini kita sudah memiliki 198.000 UMKM. Tetapi yang pasti, dalam tiga tahun ini jumlah UMKM itu meningkat hampir 15.000 UMKM,” pungkas Al Haris.

