Terkait pemblokiran sementara sejumlah layanan, Gubernur Al Haris memastikan dana nasabah tetap aman. Masyarakat yang ingin melakukan penarikan dana masih dapat dilayani dengan datang langsung ke kantor cabang terdekat.
“Kita ingin proses transaksi keuangan di lapangan di ada masalah, tidak ada masyarakat yang dirugikan. Untuk saat ini masih bisa mengambil uang di Bank Jambi, hanya saja tidak menggunakan ATM,” jelasnya.
Al Haris juga mengungkapkan pihaknya tengah berkomunikasi dengan Bank Indonesia agar layanan ATM dapat segera kembali beroperasi, meskipun sistem M-Banking masih dalam tahap forensik.
Langkah cepat ini diharapkan mampu meredam kekhawatiran publik sekaligus menjaga stabilitas kepercayaan terhadap bank kebanggaan daerah tersebut. Pemerintah Provinsi Jambi pun berkomitmen mengawal penuh proses investigasi hingga tuntas, sembari memastikan pelayanan kepada nasabah tetap berjalan.






