Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah, mengapresiasi capaian makro yang telah disampaikan gubernur. Ia menyebut pertumbuhan ekonomi daerah masih menunjukkan tren positif, disertai penurunan angka kemiskinan.
Namun demikian, Hafiz Fattah menyoroti capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang belum memenuhi target. Dari target Rp4,4 triliun, realisasi mengalami penurunan menjadi sekitar Rp4,1 triliun, atau terdapat selisih sekitar Rp300 miliar.
“Pak Gubernur sudah menyampaikan secara makro bahwa pertumbuhan masih baik, dan angka kemiskinan turun. Namun, yang menjadi perhatian disampaikan tadi target PAD itu ada sekitar Rp300 milliar dari 4,4 menjadi 4,1,” tegasnya.
Hafiz Fattah juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengidentifikasi kendala yang menyebabkan tidak tercapainya target tersebut, serta mengambil langkah cepat agar target pendapatan dapat dimaksimalkan pada tahun berikutnya.






