Gubernur Al Haris Prihatin atas Tragedi Tambang Emas Ilegal di Sarolangun, Delapan Penambang Tewas

Gubernur Jambi Al Haris turut prihatin korban tambang emas ilegal di Sarolangun
Gubernur Jambi Al Haris turut prihatin korban tambang emas ilegal di Sarolangun

VOJNEWS.ID – Gubernur Jambi, Al Haris, menyampaikan keprihatinan mendalam atas tragedi kecelakaan tambang emas ilegal yang menewaskan delapan orang penambang di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sarolangun, Selasa (20/1/2026).

Selain korban meninggal dunia, insiden penggalian tambang tanpa izin tersebut juga mengakibatkan empat penambang lainnya mengalami luka-luka dan kini tengah mendapatkan perawatan medis.

Bacaan Lainnya

Al Haris menilai peristiwa ini menjadi pengingat serius akan tingginya risiko aktivitas pertambangan ilegal yang masih marak terjadi di sejumlah wilayah. Ia mengakui, sebagian besar penambang terpaksa menekuni pekerjaan berbahaya tersebut demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Kita prihatin, karena mereka ini masyarakat yang butuh makan dan kehidupan. Tetapi, mereka mencari kebutuhan untuk hidup mereka bahkan tidak berfikir resiko,” ujar Al Haris.

Al Haris juga mengimbau masyarakat agar tidak memilih pekerjaan dengan tingkat bahaya tinggi, terlebih aktivitas pertambangan ilegal yang rawan kecelakaan dan berdampak buruk terhadap lingkungan.

“Jangan pilih pekerjaan yang berisiko seperti itu, karena itu sangat rawan,” tegasnya.

Pos terkait