VOJNEWS.ID – Gubernur Jambi Al Haris merespons tegas insiden pengeroyokan yang melibatkan guru dan siswa di SMKN 3 Tanjung Jabung Timur. Ia meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jambi segera melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap seluruh pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut.
Permintaan itu disampaikan Al Haris pada Selasa (20/1/2025) pagi. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memastikan kelayakan seorang pendidik serta kondisi psikologis peserta didik pasca insiden.
“Saya juga minta pemeriksaan kejiwaan nanti, apakah beliau layak lagi menjadi seorang guru. Begitupun dengan anak-anak ini saya minta di cek,” kata Al Haris, Selasa (20/1/2025) pagi.
Gubernur Al Haris menilai peristiwa tersebut sebagai kejadian yang mencoreng dunia pendidikan dan tidak boleh terulang di kemudian hari. Ia menekankan bahwa penyelesaian masalah harus dilakukan secara bijak, mengedepankan pembinaan, serta menjaga iklim pendidikan yang aman dan kondusif.
“Ini permasalahan di dunia pendidikan. Tugas kita adalah menyelesaikan persoalan ini dengan bijak agar ke depan tidak terjadi lagi peristiwa serupa,” tegasnya.
Selain pemeriksaan kejiwaan, Al Haris juga mengungkapkan telah memerintahkan Dinas Pendidikan Provinsi Jambi untuk menempuh upaya perdamaian. Proses mediasi, kata dia, telah dilakukan oleh Polres Tanjung Jabung Timur guna meredam konflik yang terjadi.
“Saya sudah memerintahkan Dinas Pendidikan, tentu kita ingin ada upaya perdamaian. Sudah dimediasi oleh Polres Tanjabtim,” katanya.






