VOJNEWS.ID – Sejumlah mahasiswa asal Jambi yang tengah menempuh pendidikan di luar daerah mengeluhkan belum tersentuh program beasiswa dari Pemerintah Provinsi. Keluhan ini mencuat karena mereka merasa memiliki hak yang sama, terutama bagi mahasiswa berprestasi maupun yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Jambi Al Haris menegaskan perlunya pembenahan dalam mekanisme penyaluran beasiswa agar lebih adil dan merata.
“Kedepan jangan lagi ada yang di dalam Provinsi Jambi. Ketika anak Jambi kuliah di luar yang memprihatinkan dan membutuhkan uang untuk kuliah, kenapa tidak. Ini juga anak jambi,” tegasnya.
Gubernur Al Haris menyoroti persoalan utama yang diduga terletak pada sistem seleksi penerima beasiswa. Ia menyebut, keterlibatan panitia seleksi dari kampus-kampus di Jambi menjadi salah satu faktor yang perlu dievaluasi.
“Jangan sampai ini berlaku di Provinsi Jambi. Karena panitia seleksinya dari kampus Jambi, itu masalahnya,” ujar Al Haris.
Namun demikian, saat ditanya mengenai kemungkinan pergantian panitia seleksi (pansel), Gubernur Al Haris menegaskan hal tersebut tidak akan dilakukan.






