Sekretaris Dewan Pengurus/Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, menekankan bahwa tantangan 2026 semakin berat. Selain efisiensi anggaran, perubahan iklim menjadi ancaman serius yang memengaruhi banyak kota di Sumatera.
“Kita tahu tentangan 2026 tidak main-main, ditambah efisiensi dan perubahan iklim. Di Sumatera banyak kota-kota yang tenggelam akibat banjir,” kata Alwis Rustam.
Alwis Rustam menambahkan, APEKSI terus mencari dan mendorong lahirnya solusi konkret bagi kota-kota anggotanya.
“Bagiamana kita berkolaborasi bersama mewujudkan kota yang maju dan bahagia masyarakatnya,” tambahnya.
Sebagai tuan rumah sekaligus Ketua Komwil II APEKSI, Wali Kota Jambi Maulana menggarisbawahi sederet persoalan yang tengah dihadapi pemerintah kota.
“Tantangan kita begitu banyak, terutama urbanisasi, kemacetan, lingkungan, perumahan, ketimpangan sosial, infrastruktur, digital, dan lain-lain. Oleh karena itu, di forum ini kita melakukan sharing untuk tumbuh maju bersama,” ujar Wali Kota Maulana.
Ia memastikan Kota Jambi siap menjadi lokomotif kolaborasi antar wilayah dalam berbagai sektor vital.
“Kota Jambi siap berkolaborasi dalam penguatan digutalisasi layanan, tata kelola pemerintahan, inovasi kebijakan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat di kawasan Sumbagsel,” katanya.
Dengan berlangsungnya Muskomwil II APEKSI di Jambi, diharapkan lahir berbagai rekomendasi konkret dan kolaboratif untuk menjawab tantangan perkotaan dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berpihak kepada masyarakat.






