VOJNEWS.ID – Gubernur Jambi, Al Haris resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Anti Korupsi bagi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Provinsi Jambi Tahun 2025, yang mengusung tema “Mewujudkan Jambi Bebas Korupsi, Berani Beraksi Hentikan Korupsi”. Kegiatan ini digelar di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Jambi, Senin (24/11/2025) dan berlangsung selama dua hari, 24–25 November 2025.
Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi harus dimulai dari pembenahan sistem kerja. Ia meminta seluruh pejabat memahami titik rawan dan celah yang kerap menjadi pemicu terjadinya praktik korupsi.
“Kita terus mengevaluasi sistem kerja kita, di mana celah-celah yang bisa menimbulkan korupsi. Ini menjadi pelajaran bagi kita setiap tahun,” ujarnya.
Al Haris juga menyoroti pentingnya konsistensi dalam perencanaan dan pengawasan. Menurutnya, banyak masalah muncul ketika perencanaan tidak sesuai spesifikasi atau ketika pengawasan tidak dilakukan secara rutin.
“Kalau perencanaan dan pengawasannya baik, pasti pelaksanaannya baik,” tegasnya.
Ia pun menginstruksikan Inspektorat untuk memperkuat kapasitas aparatur melalui pelatihan yang lebih spesifik di bidang keuangan, perencanaan, hingga konsultan.
“Saya titip kepada Kepala Inspektorat, buat Bimtek khusus keuangan, perencanaan, dan konsultan. Ajak BPKP untuk bersama melaksanakan bimtek itu,” kata Al Haris.
Selain itu, Al Haris meminta agar sosialisasi kepada Aparat Penegak Hukum (APH) dilakukan secara berkala mengingat adanya rotasi pejabat di kepolisian maupun kejaksaan.
“Kalau bisa tiap tahun ada sosialisasi APIP, ajak BPKP, undang Kasatreskrim di Jambi agar SKP Menteri benar-benar berjalan,” tambahnya.







