VOJNEWS.ID – Aksi massa yang tergabung dalam Generasi Sosial Peduli Indonesia (GSPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Jambi, Kamis (5/2/2025). Aksi tersebut menyoroti dugaan persoalan serius dalam pengelolaan proyek dan kinerja Dinas PUPR Kota Jambi.
Dalam aksi itu, massa menyampaikan sejumlah tuntutan tegas, di antaranya mendesak pencopotan Kepala Dinas PUPR Kota Jambi, Momon Sukmana Fitra, mengusut tuntas dugaan korupsi proyek pembangunan gedung Bank 9 Jambi, serta melakukan audit investigatif secara menyeluruh terhadap Dinas PUPR Kota Jambi.
Tak hanya itu, GSPI juga menuntut agar seluruh dokumen proyek dibuka secara transparan kepada publik, pengembalian potensi kerugian keuangan daerah, serta penghentian praktik yang mereka sebut sebagai “proyek dulu, perda menyusul”.
Massa secara bergantian menyampaikan orasi dengan nada kritis, menilai pembangunan infrastruktur di Kota Jambi tidak berjalan sesuai harapan dan sarat persoalan.
Salah satu orator dengan lantang meminta Kepala Dinas PUPR Kota Jambi untuk bertanggung jawab atas temuan yang mereka bawa.
“Kalau memang tidak sanggup dengan mempertanggungjawabkan temuan-temuan yang kami bawa hari ini. Maka kami mengundang bapak hadir menemui kami disini, untuk mengambil sikap mundur dari jabatan bapak,” tegas orator tersebut.






