VOJNEWS.ID – Insiden rusaknya landasan pacu pesawat di Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi telah banyak merugikan beberapa pihak, salah satunya anggota DPRD Provinsi Jambi Ahmad Fauzi.
Akibat rusaknya landasan pacu itu, beberapa penerbangan tertunda sampai bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi ditutup untuk sementara waktu.
Saat dikonfirmasi vojnews.id, Ahmad Fauzi mengungkapkan rasa sedihnya tidak bisa hadir dalam momen penting anaknya tersebut.
“Gagal berangkat, jadi sedih dua-duanya. Kami bapak-ibu sedih, dan anak kami juga sedih,” kata Ahmad Fauzi.
Saat awal boarding yang diperkirakan pukul 15.00 WIB pada Kamis (10/4/2025), Ahmad Fauzi menceritakan bahwasanya penumpang baru mendapatkan informasi setelah hampir satu jam menunggu di dalam pesawat.
Lebih lanjut, setelah penumpang menunggu selama 1 jam 30 menit di pesawat. Kemudian, para penumpang diarahkan turun dan menunggu di ruang tunggu.
“Saya hitung jika pesawat berangkat jam 20.00 WIB saya tak akan terkejar melanjutkan perjalanan ke Solo. Karena pesawat coneccting jam 17.00 WIB dan kereta api terakhir jam 9 malam. Saya memutuskan batal berangkat,” ujar Ahmad Fauzi.
Menurut Ahmad Fauzi, mestinya manajemen Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi harus meningkatkan pengelolaan sarana dan prasarana landasan pacu pesawat.
“Masa alasan suhu meningkat lalu aspal memuai dan ban masuk kedalam, itu tak bisa diterima akal. Karena konsumen tidak mau tahu itu sifatnya pelayanan. Agenda pribadi saya jadi rusak tidak bisa menghadiri anak wisuda,” sebutnya.

