Dewan Soroti Manajemen SLBN Ujung Ladang, Ini Penyebabnya

Anggota komisi lV DPRD Provinsi Jambi, Afuan Yuza soroti manajemen SLBN Ujung Ladang, Kerinci
Anggota komisi lV DPRD Provinsi Jambi, Afuan Yuza soroti manajemen SLBN Ujung Ladang, Kerinci

VOJNEWS.ID – Afuan Yuza Putra, anggota komisi lV DPRD Provinsi Jambi soroti manajemen Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Ujung Ladang, Kabupaten Kerinci yang saat ini mulai berantakan.

Hal ini dikarenakan ada beberapa guru honorer yang mengajar di SLBN Ujung Ladang yang tidak menerima gaji selama satu tahun.

Bacaan Lainnya

Dalam percakapan itu, Yuza ingin memastikan dan menelusuri terlebih dahulu terkait kasus yang ada di SLBN Ujung Ladang ini.

“Sebenarnya bagus, tapi soal manajemen be lagi,” ujar Yuza, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Kamis (30/1/2025) sore.

“Saya juga mau memastikan dengan Kabid SLBN, kalau ternyata honornya dari gaji daerah, itu masalah,” lanjutnya.

Yuza menegaskan, guru yang mengajar di SLBN itu bukan hanya sekedar bisa mengajar. Namun, juga memiliki kriteria khusus untuk mengajar anak yang memiliki keterbatasan dalam belajar.

“SLB itu bukan sembarang guru yang biso ngajar disitu, kito dak ingin guru umum tibo-tibo ngajar di SLB,” tegasnya.

Yuza meminta kepada pihak terkait untuk segera membayarkan gaji guru honorer yang belum menerima haknya selam sati tahun tersebut. Dengan catatan, mereka memang belum mendapatkan gaji dan disertai dengan bukti.

“Kalau honorernya terdaftar tahun 2023 ke atas, artinya honornya bisa dibayarkan melalui dana bos atau komite. Kalau daerah kan tidak memungkinkan, karena tutup honorerkan tutup tahun 2022 akhir. Tapi bagaimano pun, gaji honorer itu tetap dibayarkan,” kata Yuza.

Selain itu, Yuza juga menyoroti terkait dengan adanya dugaan pungut liar (pungli) yang dilakukan oleh Kepala Sekolah SLBN Ujung Ladang. Apabila terbukti, maka ia sangat mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus ini.

“Kalau pungli itu terbukti, pidana. Kalau memang ado buktinyo silahkan laporkan, kita mendukung,” pungkasnya.

Pos terkait