Dewan Minta Pemprov Evaluasi PTPN VI, Soal Amblasnya Jalan Ness Jambi

Anggota DPRD Provinsi Jambi desak Pemprov evaluasi PTPN VI terkait amblasnya jalan ness
Anggota DPRD Provinsi Jambi desak Pemprov evaluasi PTPN VI terkait amblasnya jalan ness

VOJNEWS.ID – Masyarakat Provinsi Jambi diharapkan untuk berhati-hati yang melintasi jalan ness, hal ini dikarenakan ada satu titik jalan yang amblas tepatnya di kampung 9 Desa Petajen, Kabupaten Batanghari.

Berdasarkan informasi yang didapat, amblasnya jalan tersebut dikarenakan akibat dari galian parit gajah yang dilakukan oleh PTPN VI.

Bacaan Lainnya

Saat ini, jalan tersebut hanya dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua. Hal ini untuk mengantisipasi adanya longsor susulan.

Sementara itu, anggota DPRD Provinsi Jambi Sapuan Ansori juga menyoroti atas kejadian tersebut. Ia meminta agar PTPN VI segera bertanggung jawab akibat dari perbuatan yang ditimbulkan.

“Pada intinyo, pemerintah PTPN VI harus bertanggung jawab akibat dari terjadinya longsor itu. Selama ini kan jalan itu tidak pernah longsor, akhirnya longsor sekarang akibat dari penggalian parit gajah itu,” ujar Sapuan Ansori.

“Haruslah, minta pertanggung jawaban itukan jalur masyarakat, jalan negara. Walaupun PTPN VI itu punya negara jugo, tapikan mereka juga harus bertanggung jawab akibat dari perbuatan dia,” lanjutnya.

Selain itu, Ansori juga meminta agar pemerintah provinsi (Pemprov) Jambi untuk mengevaluasi PTPN VI atas dampak dari galian parit gajah yang mereka buat.

“Kami minta agar pemprov segera mengevaluasi PTPN VI, karena ini sudah merusak fasilitas umum,” katanya.

Menurut Ansori, kerusakan yang terjadi akibat dari galian parit gajah di jalan ness ini bisa menggangu ekonomi di Provinsi Jambi. Mengingat, jalaur itu banyak digunakan oleh masyarakat untuk beraktivitas.

“Sekarangkan menjadi kerugian kepada pengguna jalan lainnyo akibat dari itu, padahal jalan nes itu sudah kita anggap jalan penting untuk ekonomi Jambi. Karena banyak kendaraan yang melewati jalan nes itu,” tuturnya.

Ia juga menegaskan agar PTPN VI kembali menimbun galian parit gajah yang sudah mereka buat, ini bertujuan untuk mengantisipasi adanya titik lain yang mengakibatkan terjadinya longsor kembali.

“Kalau memang itu rentan dengan longsor lagi, tolong ditimbun kembali lah. Jangan mereka mengamankan kebun dia, tapi tidak mengamankan fasilitas umum yang lainnya,” tegas Ansori.

Pos terkait