Afuan Yuza menekankan, pentingnya keterbukaan informasi kepada publik. Menurutnya, hasil kajian teknis serta penjelasan resmi harus segera disampaikan secara terbuka agar masyarakat tidak terjebak dalam spekulasi yang berkembang luas, terutama di media sosial.
“Data dan informasi harus dibuka ke publik secepatnya. Ini penting untuk meredam isu-isu liar yang berkembang dan menjaga kepercayaan masyarakat,” pungkasnya.
Diketahui, surutnya air Danau Kerinci belakangan ini banyak dikaitkan oleh warga dengan aktivitas PLTA KMH Batang Merangin. Namun hingga kini, belum ada keterangan resmi yang menjelaskan hubungan langsung antara uji coba PLTA dengan fenomena tersebut.
Masyarakat pun berharap pemerintah daerah segera memberikan klarifikasi menyeluruh serta memastikan setiap aktivitas proyek strategis tetap mengedepankan prinsip transparansi, keselamatan lingkungan, dan keamanan warga di sekitar kawasan Danau Kerinci.






