VOJNEWS.ID – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi akhirnya angkat bicara terkait polemik bonus atlet yang disampaikan atlet wushu Jambi, Melisa, peraih medali perak pada ajang SEA Games 2021 di Vietnam. Klarifikasi tersebut disampaikan usai pertemuan langsung antara pihak KONI dan Melisa di Kantor KONI Provinsi Jambi.
Pertemuan itu membahas secara khusus persoalan tali asih atau bonus atlet berprestasi yang sebelumnya diberikan oleh Gubernur Jambi, Al Haris. Isu ini mencuat setelah Melisa mempertanyakan kejelasan bonus yang ia terima usai mengharumkan nama Jambi di tingkat internasional.
Wakil Sekretaris Umum KONI Provinsi Jambi, Arie Dwi Debrata, menjelaskan bahwa pemberian tali asih kepada atlet peraih medali SEA Games 2021 telah dilakukan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ia menyebutkan, atlet yang hadir dalam kegiatan tersebut telah menerima tali asih secara langsung dari Gubernur Jambi pada tahun 2022. Sementara Melisa, yang saat itu masih berada di luar daerah.






