“Berprestasi secara akademis dan non akademis. Kalau non akademik seperti lomba tingkat nasional, PON, Sea Games, atau Olimpiade yang mewakili Provinsi Jambi. Itu menjadi prioritas kita membantu adik-adik kita yang menjalankan pendidikan S1,” jelasnya.
Amrulsyah menegaskan proses seleksi akan dilakukan secara objektif dan transparan. Pemerintah Provinsi Jambi menggandeng tim panitia seleksi independen yang berasal dari sejumlah perguruan tinggi besar di Jambi untuk menentukan calon penerima beasiswa.
“Kita sudah meminta tim Pansel yang diwakili Universitas besar yang ada di Jambi, kita dari pemerintah hanya menjalankan saja. Untuk bagaimana nanti memenuhi syarat, tim Pansel yang menentukan secara online,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap kondisi ekonomi daerah ke depan semakin membaik sehingga program beasiswa dapat diperluas, termasuk menghidupkan kembali bantuan pendidikan untuk jenjang pascasarjana.
“Mudah-mudahan tahun depan ekonomi kita bagus, beasiswa S2 dan S3 kita pulihkan lagi,” pungkas Amrulsyah.







