Temuan ini memperkuat dugaan bahwa persoalan sanitasi dan pengawasan mutu pangan menjadi titik lemah dalam pelaksanaan program MBG di daerah tersebut.
Sejak 30 Januari 2026, operasional SPPG yang dikelola Yayasan Aziz Zulkia Amanah telah dihentikan sementara. Langkah ini diambil sebagai bentuk evaluasi menyeluruh sekaligus tindak lanjut atas rekomendasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Muaro Jambi.
Rekomendasi tersebut mencakup perbaikan fasilitas, pembenahan infrastruktur, serta penerapan SOP yang lebih ketat sebelum layanan kembali dioperasikan.
Kasus ini menjadi alarm keras bagi pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis yang sejatinya bertujuan meningkatkan asupan gizi anak-anak sekolah.
Pengakuan kelalaian bersama dari BGN menegaskan bahwa persoalan ini bukan semata kesalahan teknis di lapangan, melainkan juga lemahnya sistem kontrol dan tindak lanjut terhadap laporan masalah yang sudah diketahui sebelumnya.
Sebab ketika program gizi justru berujung pada keracunan, yang dipertaruhkan bukan hanya reputasi lembaga, tetapi juga keselamatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.






