Selain penegakan disiplin, peningkatan kualitas pelayanan publik juga menjadi sorotan. Menurut Maulana, pelayanan kepada masyarakat harus menjadi komitmen berkelanjutan, bukan sekadar formalitas.
“Kami telah memenuhi hak-hak ASN. Maka kewajiban untuk meningkatkan kinerja harus dijawab dengan kerja nyata, apalagi tuntutan masyarakat saat ini semakin tinggi,” katanya.
Di sisi lain, Maulana juga mendorong seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mempercepat realisasi belanja daerah, khususnya pada 11 program unggulan yang difokuskan untuk mendorong pertumbuhan dan stimulus ekonomi.
Salah satu program yang menjadi perhatian adalah “Kampung Bahagia” yang akan segera dijalankan di seluruh Rukun Tetangga (RT) di Kota Jambi.
“Sejauh ini kita masih on the track di tengah berbagai tantangan. Saya bersama Wakil Wali Kota akan terus mendorong langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas daerah dalam pembangunan dan pelayanan publik,” katanya.
Menutup arahannya, Maulana juga mengapresiasi sinergi dan kolaborasi yang telah terbangun di lingkungan Pemkot Jambi. Ia menilai, kerja sama tersebut telah memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi dan penurunan angka kemiskinan di Kota Jambi.






