Afuan Yuza juga menyoroti pentingnya penataan pedagang UMKM di sekitar lokasi wisata agar lebih tertib dan tidak mengganggu kenyamanan wisatawan.
“Terkhusus, pengelolaan arus lalu lintas sepanjang jalur wisata, memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung, memperhatikan kebersihan lingkungan dan fasilitas umum, dan pengaturan pedagang UMKM di sekitar lokasi,” pungkasnya.
Tak hanya itu, ia juga mendorong pemerintah untuk menyediakan informasi yang akurat dan terus diperbarui kepada masyarakat terkait destinasi wisata yang bisa menjadi pilihan selama libur Lebaran.
Saat ini, dua destinasi wisata yang diperkirakan akan mengalami lonjakan pengunjung adalah kawasan Kebun Teh Kayu Aro dan situs bersejarah Candi Muaro Jambi. Meski demikian, sejumlah objek wisata lainnya di Provinsi Jambi juga diprediksi tetap menjadi tujuan favorit masyarakat selama masa libur panjang tersebut.






