VOJNEWS.ID – Memasuki musim kemarau tahun 2026, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Provinsi Jambi meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sebanyak 30 unit alat berat dan 75 personel telah disiapkan untuk mendukung upaya penanganan darurat di berbagai wilayah rawan karhutla.
Kepala UPTD Workshop dan Peralatan PUTR Provinsi Jambi, M. Naufal Afandi, mengatakan seluruh peralatan dan personel telah berada dalam kondisi siap operasi dan dapat segera diterjunkan apabila terjadi kebakaran hutan maupun lahan.
“Ada 30 alat berat yang tersebar di kabupaten/kota, terdiri dari ekskavator, bomag, grader, long arm, dan backhoe loader,” ujar Naufal, Rabu (10/6/2026) pagi.
Menurutnya, keberadaan alat berat tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses pembukaan akses, pembuatan sekat bakar, hingga penanganan titik-titik kebakaran yang sulit dijangkau oleh kendaraan biasa.
Ia menegaskan, seluruh tim telah disiagakan penuh selama musim kemarau berlangsung. Dengan dukungan personel yang telah terlatih, PUTR siap berkolaborasi dengan instansi terkait dalam upaya pengendalian karhutla.
“Ketika ada kejadian atau kebakaran hutan, tim kita sudah siap semua,” ujarnya.
Selain menyiapkan armada alat berat, PUTR Jambi juga mengerahkan 75 personel yang akan membantu operasi penanggulangan karhutla di berbagai daerah yang membutuhkan dukungan lapangan.
Adapun wilayah yang menjadi perhatian utama tahun ini adalah Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat. Kedua daerah tersebut dinilai memiliki tingkat kerawanan yang cukup tinggi terhadap kebakaran lahan karena didominasi kawasan gambut yang mudah terbakar saat musim kemarau.

