VOJNEWS.ID – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jambi, Dapil Kerinci – Sungai Penuh, Afuan Yuza Putra, meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi memberikan perhatian khusus persoalan Judi Online (Judol) yang saat ini memiliki peringkat tertinggi di seluruh wilayah Indonesia.
Pernyataan ini disamapaikan oleh Yuza saat dikonfirmasi vojnews.id di kantor DPRD Provinsi Jambi, usai menghadiri rapat paripurna penyampaian rancangan awal RPJMD tahun 2024-2028 dan penyampaian pokok pikiran DPRD Provinsi Jambi tahun anggaran 2026.
“Judol ini sudah meresahkan Jambi. Jangan nanti saat ada bantuan Pro Jambi yang berbentuk uang tunai, UMKM dan beasiswa. Jangan nanti siswa saat diberikan beasiswa malah digunakan untuk Judol,” kata Yuza, Selasa (8/4/2025).
Menurut Yuza, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi harus mengambil langkah cepat untuk segera memeriksa handphone para peserta didik untuk memastikan mereka tidak terlibat dalam permainan judol tersebut.
“Kami dari Komisi IV akan memanggil Kepala Dinas Pendidikan meminta mentracking siswanya, karena handphone bisa ditracking dan ketahuan yang bermain judol. Dari transaksi dan pinjaman onlinenya dan dari riwayat googling bisa diketahui,” sebutnya.
Anggota DPRD ProvinsiJambi itu sangat menyayangkan hal ini, sebab penghasilan masyarakat harusnya bisa disumbangkan ke perputaran ekonomi bukan ke permainan yang tidak menguntungkan tersebut.
Peringatan ! Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

